Pendidikan

Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 4 SD/MI Halaman 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Peduli Terhadap Makhluk Hidup

Berikut ini adalah kunci jawaban Tema 3 Kelas 4 SD/MI halaman 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 dan 16. Soal dan pertanyaan yang dibahas kali ini adalah Tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi terbaru revisi 2017. Jawaban yang tersedia di bawah ini merupakan jawaban soal yang ada pada halaman 7 sampai 16, Pembelajaran 2, Subtema 1: Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku.

Apa lagi manfaat tumbuhan di sekitar kita? Apa hak dan kewajiban kita? Sebelumnya kamu sudah belajar tentang tanaman padi. Betapa banyak manfaat padi. Sebagian besar orang Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan utama. Begitu juga Beni. Beni makan nasi sebagai makanan pokoknya. Ayo Berdiskusi

Setiap hari Beni, Adik, dan kedua orang tuanya selalu makan malam bersama. Di keluarga Beni semua orang diberi kesempatan untuk mengambil nasi sendiri. Ibu Beni selalu berpesan, ambil secukupnya. Adik Beni, sering tidak menghabiskan nasinya. Alasannya karena ia sudah kenyang. Sering kali Ibu mengingatkannya. Namun, adik Beni belum juga mau menghabiskannya. Berbeda dengan adiknya, Beni selalu menghabiskan makanannya. Dia selalu mengambil secukupnya.

Diskusikan dengan kelompokmu. 1. Apa yang dilakukan adik Beni terhadap makanannya? Jelaskan jawabanmu. Makanan yang diambil adik Beni selalu tidak dihabiskan.

2. Apa yang dilakukan Beni terhadap makanannya? Jelaskan jawabanmu. Beni selalu menghabiskan makanannya karena dia selalu mengambil secukupnya saja saat makan. 3. Manakah yang menurutmu telah bersikap bijak terhadap makanan? Beni atau adiknya? Jelaskan jawabanmu.

Sikap Beni lebih bijak dibandingkan adiknya. Beni tidak menyia nyiakan makanannya, selalu mengambil secukupnya ketika makan. 4. Ketika adik Beni membuang makanan, siapa saja yang dia rugikan? Jelaskan jawabanmu. Ayah dan Ibu akan merasa dirugikan, mereka telah berusaha mencari dan menyediakan makanan.

Selain itu, orang di sekitar yang tidak mampu juga ikut dirugikan. Mereka susah untuk mencari makan, namun yang bisa makan justu membuang buang makanan. Petani juga akan dirugikan, mereka susah payah menanam padi dan merubahnya menjadi beras. Namun bukannya dimakan, malah dibuang. 5. Ketika adik Beni makan malam, apakah dia sudah mendapatkan haknya? Jelaskan jawabanmu.

Sudah mendapatkan haknya. Adik Beni mendapatkan hak memperoleh makanan dan makan malam bersama keluarga. 6. Ketika adik Beni membuang makanannya, apakah dia sudah melaksanakan kewajibannya? Jelaskan jawabanmu. Belum melaksanakan kewajibannya. Hak adik Beni memperoleh makanan, sementara kewajibannya yakni menghabiskan makanan.

7. Ketika Beni menghabiskan makanannya, apakah dia sudah melaksanakan kewajibannya? Jelaskan jawabanmu. Sudah. Ketika Beni menghabiskan makananya berarti dia telah melaksanakan kewajibannya. Kita tidak boleh menyia nyiakan makanan, kita juga harus bijak memanfaatkan makanan. Tanaman mempunyai banyak manfaat untuk manusia. Selain untuk makanan, tanaman juga menghasilkan oksigen. Kita berhak menikmati manfaat dari tanaman. Namun, kita juga wajib untuk bijak menggunakannya. Salah satu cara bijak dalam menikmati manfaat dari tanaman adalah dengan tidak membuang buang makanan.

Bayangkan kalau semua orang seperti adik Beni, berapa banyak nasi yang terbuang sia sia setiap hari? Berapa banyak sumber daya alam dan energi yang terbuang setiap hari? Bagaimana dengan kamu? Sudahkah kamu memanfaatkan makananmu dengan baik? Berpikirlah Sebelum Kamu Membuangnya.

Perhatikan gambar berikut. (gambar halaman 9) Berdasarkan gambar di atas diskusikan. Apa yang dilakukan orang pada gambar tersebut?

Gambar A: Menebang pohon Gambar B: Menanam pohon Gambar C: Menyakiti tanaman Apakah tindakan tersebut baik? Mengapa? Gambar A: Tidak baik karena dapat merusak lingkungan Gambar B: Baik karena dapat menjaga kelestarian tanaman Gambar C: Tidak baik karena dapat merusak tanaman

Dampak bagi lingkungan Gambar A: Hutan menjadi gundul Gambar B: Lingkungan menjadi hijau Gambar C: Banyak Tanaman rusak Dampak bagi orang lain

Gambar A: Hutan yang gundul dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor Gambar B: Orang lain dapat menikmati lingkungan yang indah dan udara menjadi segar Gambar C: Orang lain tidak dapat menikmati keindahan tumbuhan Apakah perbuatan dalam gambar tersebut melanggar hak orang lain? Mengapa Gambar A: Ya, dengan menebang hutan berarti melanggar hak orang lain untuk mendapatkan lingkungan yang sehat Gambar B: Tidak, menanam tanaman justru membantu orang lain Gambar C: Ya, dengan merusak tanaman berarti melangar hak orang lain menikmati keindahan tanaman

Apakah orang tersebut sudah melaksanakan kewajibannya? Mengapa? Gambar A: Belum, seharusnya mereka memanfaatkan hutan dengan bijak Gambar B: Sudah, menanam tanaman berarti menjaga kelestarian alam Gambar C: Belum, merusak tanaman tindakan yang tidak baik Apakah yang sebaiknya dilakukan?

Gambar A: menebang hutan sembarangan harus dihukum Gambar B: Mengajak orang lain untuk menanam Gambar C: Tidak menyakiti tanaman Bijak memanfaatkan tumbuhan berarti kita menghematnya, tidak membuang buangnya, tidak mengambil secara berlebih dan tidak merusaknya. Ketika kita tidak memanfaatkan tumbuhan dengan baik berarti kita sudah mengambil hak orang lain untuk menikmati lingkungan yang nyaman. Sekarang, lihatlah dirimu. Apakah kamu sudah memanfaatkan tumbuhan dengan bijak.

Pernyataan: Contoh sikapmu yang sudah bijak terhadap tumbuhan. Uraian: menyirami tumbuhan setiap hari. Pernyataan: Dampak dari sikapmu tersebut bagi lingkungan. Uraian: tumbuhan dapat tumbuh dengan baik. Pernyataan: Contoh sikapmu yang belum bijak terhadap tumbuhan. Uraian: malas menanam tumbuhan baru.

Pernyataan: Dampak dari sikapmu yang belum bijak tersebut bagi lingkungan. Uraian: jumlah tumbuhan tidak bertambah. Pernyataan: Apa rencanamu untuk memperbaikinya. Uraian: ketika libur sekolah, saya mencoba membantu ibu ketika menanam tumbuhan di sekitar rumah. Tahukah kamu bahwa diperkirakan 1,3 miliar ton makanan hilang atau dibuang setiap tahunnya. Fakta tersebut berasal dari PBB.

Diperkirakan 1,3 miliar ton adalah bilangan taksiran. Sekarang, bagaimana cara menaksirkan bilangan desimal? Untuk menaksirkan bilangan desimal kamu bisa membulatkannya. Caranya hampir sama dengan kamu membulatkan bilangan bulat.

Diskusikan dengan temanmu, cara membulatkan bilangan desimal. Contoh membulatkan bilangan desimal= 2,25 = 2,3 (Kalau bilangan 5 dan seterusnya bisa dibulatkan/taksirkan) 3,14 = 3,14 (Kalau bilangan di bawah 5 tidak bisa dibulatkan/taksirkan)

Misalkan bulatkan nilai 5,3 Lebih dekat ke manakah bilang 5,3? Ke 5,0 atau 6,0? Jelaskan. Bilangan 5,3 lebih dekat ke 5,0 daripada ke 6,0 sehingga 5,3 dibulatkan menjadi 5,0.

Letakkan bilangan 5,23 ke garis bilangan berikut Lebih dekat ke manakah bilang 5,23? Ke 5,20 atau 5,30? Jelaskan. Bilangan 5,23 lebih dekat ke 5,20 daripada ke 5,30 maka 5,23 dibulatkan menjadi 5,20.

Bagaimana melakukan pembulatan desimal? Jika pembulatan pecahan desimal sampai 1 tempat desimal, maka angka yang kita perhatikan adalah angka pada kedudukan perseratus Jika angka pada kedudukan perseratus adalah angka 5 atau lebih maka pembulatan yang tepat yakni pembulatan ke atas, namun apabila angka perseratusnya adalah angka kurang dari 5 maka pembulatan yang tepat adalah pembulatan ke bawah.

Bagimana melakukan pembulatan ke perseratus terdekat? Apabila pembulatan ke satuan terdekat, yang kita perhatikan adalah angka persepuluhnya, apabila angka persepuluhnya adalah angka 5 atau lebih maka pembulatan kesatuan terdekatnya menggunakan pembulatan atau taksiran naik, namun apabila angka persepuluhnya adalah angka kurang dari 5 maka pembulatan yang tepat adalah pembulatan turun. Misalkan bilangan 2,456. Coba bulatkan ke seperseratus terdekat? Jelaskan alasanmu.

Bulatkan ke seperseratus terdekat, bulatkan dengan 2 angka dibelakang koma 2,456 menjadi 2,46. Siti dan teman temannya melakukan observasi untuk mengukur tinggi tanaman di sekitarnya. Berikut adalah data yang Siti temukan. Temukan bilangan bilangan desimal di sekitarmu. Lalu mintalah temanmu untuk membulatkannya.

Contoh, panjang meja 1, 25 meter. Berapa panjang meja jika dibulatkan ke persepuluhan terdekat? Panjang meja menjadi 1, 3 m, karena angka dibelakang koma 0,25 lebih dekat ke 0,30. Ayo kita membuat kesimpulan dengan menjawab pertanyaan berikut.

Bagaimana cara melakukkan pembulatan bilangan desimal ke bilangan bulat? Jika bilangan desimal lebih dari lima maka bisa dibulat kan menjadi satu kalau dibawah 5 menjadi 0 contoh 0,5=1 dan 0,4=0. Bagimana cara melakukan pembulatan bilangan desimal ke persepuluh?

Perhatikan bilangan desimal yang menempati nilai tempat perseratus jika nilai perseratusnya 0 4 maka persepuluhannya tidak ditambah jika nilai perseratusnya 5 9 maka persepuluhnya ditambah 1 angka. Bagaimana cara melakukan pembulatan bilangan desimal ke perseratus? Cara melakukan pembulatan bilangan desimal ke perseratus adalah dengan mengubah desimal tersebut ke dalam bentuk pecahan biasa caranya dilihat dari berapa banyak angka dibelakang koma.

Contohnya jika ada satu angka maka dibuat per sepuluh jika dua angka maka per seratus. Jika sudah diubah ke pecahan biasa lalu dikalikan ke seratus. Contoh: 0,2=2/10×100=20% atau 20/100 Bagaimana cara melakukan pembulatan bilangan desimal?

Pembulatan bilangan pecahan desimal adalah mengurangi cacah bilangan dibelakang koma ke bilangan terdekat. Contohnya : Pembualatan dari bilangan 23,546 Jawab: Satu tempat desimal (persepuluhan) menjadi 23,5 karena angka disebelah kanan 5 adalah 4, kurang dari 5, maka bilangan disebelah kanan 5 dihapus (dibulatkan ke bawah).

Apa manfaat pembulatan bilangan desimal? Mempermudah menentukan banyaknya angka penting penting. Bagaimana pembulatan membantumu memecahkan masalah?

Dengan membulatkan hasilnya menjadi kesatuan terdekat. Ayo Berkreasi Saatnya kamu berkreasi membuat kolase dari tumbuhan yang ada di sekitarmu.

Apa itu kolase? Kolase merupakan karya seni tempel pada permukaan gambar. Amatilah kolase berikut. Sekarang, diskusikan dengan kelompokmu bagaimana teknik membuat kolase.

Siapkan bahan berupa daun daun, batang tumbuhan, dan lem. Buat sketsa gambar yang kamu sukai (atau kamu bisa minta sketsa gambar kupu kupu kepada gurumu). Aturlah daun daun atau batang tumbuhan menutupi sketsa.

Perhatikan ukuran, perpaduan warna, dan bentuknya. Tempelkan daun atau batang tumbuhan kering pada kertas gambar dengan menggunakan lem. Tempel dengan rapi. Nilai nilai apa yang sudah kamu pelajari hari ini?

Apakah kamu masih membuang buang makananmu? Sampaikan kepada orang tuamu dampak dari membuang buang makanan. Diskusikan dengan orang tuamu bagaimana cara tidak membuang buang makanan. Disclaimer: Artikel ini hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak. Soal ini berupa pertanyaan terbuka. Artinya, ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *